Peringatan Presiden Terkait Aksi Demo Mahasiswa Bukan Membatasi Hak Berpendapat

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan adanya pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi di berbagai daerah menjadi perhatian publik. Peringatan Presiden Prabowo terhadap aksi demonstrasi yang diduga dibayar tersebut ditujukan khusus pada demonstrasi yang digerakkan oleh kepentingan politik praktis, bukan untuk membatasi hak berpendapat masyarakat.

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai bahwa pernyataan Presiden Prabowo lebih mengarah kepada kelompok yang diduga menggerakkan demonstrasi dengan dukungan pihak tertentu, bukan kepada seluruh peserta aksi. Ia berpandangan bahwa pernyataan Presiden muncul di tengah meningkatnya aksi demonstrasi di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, pemerintah kemungkinan melihat adanya upaya tertentu yang dapat memengaruhi persepsi publik terhadap jalannya pemerintahan.

“Secara spesifik sepertinya itu adalah ditujukan ke demonstran yang dibayar oleh pihak-pihak tertentu untuk melawan kebijakan politik pemerintah.”

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah diyakini memiliki pemetaan terhadap berbagai aksi demonstrasi yang berlangsung. “Itu semacam warning bahwa setiap aktivitas demonstrasi dalam pantauan kekuasaan. Dan pastinya pemerintah punya data mana demonstrasi yang murni dan demonstrasi tak murni yang digerakkan oleh kepentingan politik tertentu” katanya.

Sebagian aksi demo belakangan ini bertujuan menurunkan kredibilitas pemerintah, hal inilah yang ditafsirkan menjadi latar belakang munculnya pernyataan presiden.

“Itu artinya, demonstrasi yang terjadi belakangan dinilai ada yang menunggangi untuk men-downgrade citra pemerintah. Itu makna yang paling mungkin ditafsirkan dari pernyataan tersebut,” katanya.

Menurut Adi, demonstrasi selama ini dapat dibedakan menjadi dua kategori. Ada aksi yang murni memperjuangkan kepentingan masyarakat dan ada pula yang dinilai membawa agenda politik tertentu.

Kategori pertama adalah demonstrasi yang benar-benar lahir dari aspirasi masyarakat tanpa campur tangan kelompok berkepentingan. Demonstrasi seperti ini dinilai sebagai bentuk penyampaian pendapat yang independen dan bertujuan memperjuangkan kepentingan publik.

Sementara kategori kedua adalah demonstrasi yang secara kasat mata membawa isu kepentingan masyarakat, namun pada saat yang sama diduga memiliki keterkaitan dengan agenda politik kelompok tertentu.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang diduga memobilisasi dan mendanai rangkaian demonstrasi masyarakat. Ia mengklaim mengetahui identitas dan motif yang dibawa tidak serta-merta sejalan dengan suara publik.

Presiden berharap publik hendaknya bisa memosisikan diri seperti dalam pertandingan sepak bola. Pemerintah dan masyarakat berada merupakan satu tim yang berbagi peran untuk mencapai kemenangan.

Presiden bertindak sebagai manajer atau pelatih yang mengatur strategi, anggota kabinet seperti para pemain di lapangan, sedangkan masyarakat adalah suporter yang mendukung dari luar lapangan. Semua pihak tersebut semestinya kompak dari awal hingga pertandingan usai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *