Jakarta – Di tengah meningkatnya tekanan global akibat dinamika geopolitik dan fluktuasi harga energi dunia, pemerintah memastikan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional tetap aman dan terjaga. Langkah strategis terus dilakukan guna menjamin stabilitas pasokan serta melindungi daya beli masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya memastikan kondisi perekonomian nasional dan stok bahan bakar minyak (BBM) tetap aman di tengah ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah.
Eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran berdampak pada rantai pasok global, namun Indonesia dinilai masih mampu bertahan dengan fundamental ekonomi yang kuat.
“Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh. Stok BBM nasional dalam kondisi aman dan stabilitas fiskal tetap terjaga. Untuk itu, kebijakan berikut ini diambil agar masyarakat tetap tenang dan tetap produktif,” ujar Airlangga.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan pihaknya siap menjalankan kebijakan pemerintah guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan krisis energi global.
“Pertamina siap menjalankan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah krisis energi global,” ujar Baron.
Ia menambahkan, prioritas utama perusahaan saat ini adalah memastikan ketersediaan energi serta mengoptimalkan rantai pasok agar distribusi energi menjangkau seluruh wilayah.
Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga sebagai badan usaha di sektor hilir energi melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan distribusi energi berjalan optimal di seluruh wilayah.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV. Dumatubun mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM.
Di sisi lain, dilakukan juga berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujar Roberth.
Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan energi secara bijak dan efisien. Pemerintah terus mengedukasi publik mengenai pentingnya konservasi energi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis ketersediaan BBM akan tetap stabil, sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan.*
