Apresiasi Modernisasi Pertahanan Era Prabowo, TNI Terima Ranpur AAV M-35

JAKARTA – Langkah pemerintah memperkuat modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) pada era Presiden Prabowo Subianto mendapat perhatian seiring bertambahnya kemampuan pertahanan nasional. Korps Marinir TNI Angkatan Laut kini diperkuat 12 kendaraan tempur amfibi Amphibious Assault Vehicle (AAV) M-35 untuk meningkatkan kemampuan operasi dari laut menuju daratan.

Penyerahan ranpur berlangsung di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir dalam rangkaian penyerahan AAV M-35 bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, KSAL Laksamana Muhammad Ali, serta jajaran pimpinan TNI.

Sebanyak 12 AAV M-35 merupakan tahap pertama dari total 35 unit yang diproyeksikan memperkuat Korps Marinir. Penambahan alutsista tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesiapan pasukan sekaligus memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia.

Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Dedi Akhiruddin mengatakan kehadiran kendaraan tempur baru tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapan operasional Korps Marinir.

“Penambahan Alutsista ini ditujukan memperkuat kesiapan Pasukan Pendarat Marinir dan menjaga kedaulatan wilayah maritim Indonesia,” kata Dedi.

Sementara itu, KSAL Laksamana Muhammad Ali mengatakan pengadaan AAV M-35 dilakukan melalui skema Foreign Military Sales (FMS) dari Amerika Serikat. Hubungan yang terjalin antara Korps Marinir kedua negara turut mendukung proses pengadaan.

“Kita diberi harga khusus karena kita dekat dengan Marinir Amerika Serikat. Hubungan dengan Marinir Indonesia sangat baik,” ujar Ali.

Menurut Ali, AAV M-35 memiliki kemampuan lebih modern dibandingkan kendaraan amfibi yang sebelumnya dimiliki Korps Marinir. Ranpur tersebut mampu mengangkut 21 prajurit ditambah tiga awak serta beroperasi di laut hingga kondisi Sea State 5.

Sebanyak 23 unit tambahan dijadwalkan tiba pada akhir November 2026. Penguatan alutsista ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mobilitas dan kesiapan operasi amfibi TNI sekaligus memperkuat kapasitas pertahanan Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *